Kamis, 13 Oktober 2016

Proxy server

     Halo selamat datang di blog saya. Kali ini saya akan menulis tentang proxy server pada debian 7. Saya memakai debian 7 supaya tidak ketinggalan zaman karena debian 8 sudah muncul (saat saya menulis blog ini).

     Nah, langsung aja ke materi. Proxy server digunakan untuk mengatur settingan-settingan hak akses (khususnya) internet misalnya ip 122.122.xxx.xxx tidak dapat mengakses web apa.com dan sebagainya. Aplikasi yang digunakan untuk proxy di debian adalah squid. Mengapa squid ? Karena squid atau cumi-cumi memiliki banyak kaki/tentakel. Sama seperti proxy yang mempunyai banyak fungsi.

     Agar dapat mengerti bagaimana settingannya saya akan melampirkan sebuah soal beserta pengerjaan dan penjelasannya. Soalnya hanya satu, yaitu sebagai berikut :

1. sebuah perusahaan (pt int) ingin membagi akses internet setiap divisi :
    divisi it bisa menggunakan internet dan menggunakan ip 192.168.1.10-192.168.1.30
    divisi ak yang bisa menggunakan internet dan  menggunakan ip 192.168.1.31
    divisi ak yang tidak bisa menggunakan internet  dan menggunakan ip 192.168.1.32-192.168.1.55
    divisi pemasaran tidak boleh menggunakan internet (ip 192.168.1.56-192.168.1.80)
    domain yang tidak boleh dibuka adalah 9gag.com 1cak.com facebook.com instagram.com
    cache manager => TUTI@gmail.com
    visible hostname => nama domain

    Mari kita mulai :


  1. ubahnya disc debian 7 jadi disc 2

  2. lalu ketik apt-cdrom add (jika gagal ada indikasi bahwa disc debian rusak) lalu apt-get install squid

  3. Setelah squid berhasil diinstall, masuklah ke file nano /etc/sysctl.cf lalu hapus pagar yang ada digaris merah (lihat gambar) "di gambar pagar sudah dihapus". 

  4.  save file sysctl.cf lalu masuk ke file nano /etc/rc.local lalu ketikkan 2 baris perintah ini sebelum exit 0
    iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -i masquerade
    iptables -t NAT -A PREROUTING -S ip/prefik -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
     

  5. Setelah save file rc.local, kita backup file proxy terlebih dahulu sebelum mengedit filenya dengan cara berikut

  6. Sekarang kita masuk ke file proxy di nano /etc/squid/squid.conf dan ctrl+w "acl CONNECT" untuk sampai di baris itu karena isi file proxy ini sangat banyak. Sesuaikan settingan seperti di gambar 
    acl => perintah blokdomain,IT,AK => label
    dstdomain,src => perintah  deny,allow => pastinya sudah tau dong fungsinya :)

  7. lalu restart proxy server 

  8. setinglah proxy di browser anda masing-masing (saya memakai firefox)

  9. selesai! proxy server berhasil :)

   Kami mengerjakan ini berkelompok. Kelompok saya beranggotakan :
       -Alfredo Fransiskus              (myowy-tkj-debv.blogspot.com)
       -Cindy Christina Anggelina (trustandbegood.blogspot.com)
       -Ellena Gracesita                  (ellenagracesitatkj.blogspot.com)
       -Fariz Budianto Chandra      (adminservertkj.blogspot.com)
       -Sellviany Laiyarda              (sellvianylaiyarda.blogspot.com)

     Blog ini hanya mencoba menggunakan beberapa domain sebagai contoh dan tidak bermaksud menyerang atau merendahkan web yang diblokir di atas. Apabila ada kesalahan kata saya minta maaf dan sekali lagi saya tekankan bahwa saya tidak menyudutkan atau merendahkan web yang diblokir di atas karena blog ini hanya menggunakan itu sebagai bahan pembelajaran proxy server. Terima kasih telah membaca blog ini semoga bermanfaat :) 

Kamis, 12 Mei 2016

Mail Server

Mail Server

     Mail server adalah teknologi pengembangan pengiriman email melalui server. contoh dari mail server adalah squirrelmail. Di blog ini akan di ajarkan cara membuat squirrelmail sampai pengiriman email.
langkah-langkah :
  1.  ubah cd debian jadi cd 2
  2. lalu ketikkan "apt-cdrom add" lalu "apt-get update" lalu ganti jadi disk 1


  3. Install postfix courier-imap courier-pop dan squirrelmail
  4.  ketika muncul gambar seperti di bawah ini, pilih ok dan pilih internet site dan isi nama domain lalu enter


  5. saat diminta mengganti disc, gantilah disc menjadi disc 2 dan enter
  6. Pilih yes di bagian create directoryfor web-based administration
  7. buat maildirnya dengan "maildirmake /etc/skel/Maildir" dan masukkan koding "home_mailbox=Maildir" di "nano /etc/postfix/main.cf"

  8. Konfigurasi ulang postfix dengan koding "dpkg-reconfigure postfix" lalu kilik ok, pilih internet site dan masukkan domain lagi


  9.  bagian root langsung pilih ok saja dan bagian other destination jangan lupa untuk mengetik nama domain Anda sebelum ok

  10. bagian force synchronous pilih no dan bagian local network tambahkan 0.0.0.0/0 di ujungnya

  11. bagian procmail pilih no, size mail dan extension character ok dan pilih ipv4



  12. masukkan koding di bagian apache2.conf dengan echo "include /etc/squirrelmail/apache.conf" >> /etc/apache2/apache2.conf
  13. restart postfix courier-imap dan apache 2
  14. bukalah web melalui browser dengan ip/squirrelmail
  15. jika melalui windows outlook, buka file->data file management
  16. masukkan user dengan mengetik new pada bagian email lalu masukkan data (klo gagal coba lagi karena biasa tidak terkonek ) dan user telah selesai dibuat
  17. kirim email dengan mengklik new dan masukkan email penerima (to) beserta tembusan (cc) lalu klik send
  18. cek email yang masuk di cc dan to lalu percobaan reply



  19. selesai
berikut user yang saya pakai





tambahan : jika ingin mengubah domain squirrel mail, dapat diubah dari nano /etc/squirrelmail/apache.conf (slash keduanya yang boleh diubah) Flame

Rabu, 16 Maret 2016

Samba Server

Samba server adalah suatu teknik dalam debian untuk mensharingkan data atau folder. Supaya tidak bingung, saya akan memberi pernyataan di bawah sekaligus cara pengerjaannya.
"Sebuah perusahaan ABC mempunyai 5 staff administrasi (joni, robert, gunawan, susi, elisa). terdapat dua file sharing yaitu umum(disharing dengan nama S_UMUM) dan acc (disharing dengan nama S_ACC).
kedua folder yang disharing terdapat di home dengan folder 'home'(atribut full akses untuk joni,robert,susi) dan folder 'acc'(atribut full akses untuk gunawan,elisa,joni)
Semua folder sharing bisa dilihat semua staff dan memiliki akses full,hanya dibatasi oleh user pengguna. Masing-masing staff juga memiliki akses ke home direktorinya sendiri."

Langkah-langkah untuk melakukan pernyataan di atas adalah :
  1. install samba pada debian anda. Pada penginstalan, samba akan meminta workgroup. Isilah workgroup dengan nama apa aja.
  2.  Buka file nano /etc/samba/samba.conf. Dibagian Global set workgroupnya, dibagian aunthentication ubah security jadi share(ini penting agar file dapat di share) dan edit folder/file yang mau di share di share definitions.

  3. Add user pada debian dan Add user pada samba.(nb : karena saya telah adduser debiannya, maka saya hanya akan memperlihatkan kodingnya)<Ingat!!! password (khususnya samba) harus selalu diingat> 
  4.  restart service dari samba
  5. Buka run pada windows.IP sesuaikan dengan ip debian Anda.
  6. Anda akan diminta login. Login yang dilakukan harus menggunakan nama user dan password samba. Lalu akan keluar hasil seperti ini.
  7. Sesuai koding saya yang ada pada share definitions, maka robert tidak dapat akses ke s_acc


*Ada beberapa koding lain pada share definitions yaitu :
   - path = /home/data        ---> path tempat folder dishare
   - guest ok = no    -    ---> akses guest ditolak, untuk menghidupkan ganti dengan yes
   - browseable = yes        ---> bisa dibrowsing
   - read-only = no        ---> read-only memiliki opsi yes atau no
   - valid-users = yodi, root    ----> list user yang memiliki akses
   - writeable = yes        ---> bisa ditulis.
   - create mask = 700        ----> hak membuat file
   - directory mask = 700    ----> hak membuat direktori

*Dan keterangan perintahnya :


   - workgroup : setiap host atau client yang terhubung ke dalam satu jaringan yang sama (satu group) baik windows ataupun linux harus memiliki workgroup yang sama.
   - guest account : diset sebagai nobody; guest account ini mengatur pemberian hak izin write ke semua user
   - security : option defaultnya adalah “user”, “share”, “server”, dan “domain”
   - comment : komentar tentang drive tersebut
   - path : letak direktori yang akan dishare
   - read-only : option defaultnya adalah “yes” sehingga semua host yang ada tidak dapat melakukan perubahan apapun terhadap drive tersebut
 
   - locking : hak izin read only untuk filesystem ataupun perangkat device (CD-ROM)
   - browseable : Option defaultnya adalah “yes” sehingga drive yang dishare akan tampak pada  komputer lain
   - public : option ini menyebabkan semua host dapat mengakses file atau direktori yang tershare  tanpa adanya permintaan password dari komputer server.
   - guest ok : fungsinya sama dengan public
   - create mode : option ini untuk mengatur hak–hak yang akan diberikan kepada host lain terhadap file atau direktori yang akan dishare.
   - writable : option ini memberikan hak akses kepada host lain untuk melakukan perubahan pada file atau direktori yang anda share. Pilihan defaultnya adalah “no”.